Semua anak tertawa di dalam wahana balon itu.
Melompat, berteriak, jatuh… lalu bangkit lagi.
Seolah dunia mereka cuma sebatas tawa.
Di luar, ada satu anak berdiri diam.
Dia tidak ikut masuk.
Bukan karena tidak mau…
tapi karena tidak bisa.
Bajunya lusuh.
Matanya hanya mengikuti setiap lompatan di dalam sana.
Lalu, tanpa banyak suara,
dia mendekat ke sisi wahana.
Tangannya menyentuh permukaan balon itu—
tipis, penuh warna, penuh kebahagiaan… tapi bukan miliknya.
Dalam diam, dia membuat satu